Tuesday, April 11, 2017

Rangkuman Listrik Dinamis


  1. Arus listrik adalah muatan listrik yang mengalir dari potensial tinggi ke potensial rendah. Aliran lisrik terjadi karena perbedaan potensial antara ujung-ujung suatu penghantar.
  2. Kuat arus listrik adalah banyaknya muatan listrik yang mengalir pada suatu penghantar tiap satuan waktu.   Dirumuskan sebagai : i=q/t 
  3. Aliran arus listrik berlawanan arah dengan aliran elektron. Aliran listrik mengalir dari potensial tinggi ke potensial rendah, sedangkan elektron mengalir dari potensial rendah ke potensial tinggi.
  4. Alat yang dapat menimbulkan beda potensial antara ujung-ujung suatu penghantar disebut sumber tegangan atau sumber listrik.
  5. Sumber tegangan primer adalah sumber tegangan yang apabila habis tidak dapat diisi kembali. Sumber tegangan sekunder adalah sumber tegangan yang dapat diisi kembali.
  6. Beda potensial adalah usaha yang diperlukan untuk memindahkan suatu muatan dari suatu titik ke titik lainnya.    Dirumuskan : V=W/q    
  7. Kuat arus pada suatu penghantar diukur dengan amperemeter yang dihubungkan secara seri. Beda potensial listrik diukur dengan voltmeter yang dihubungkan secara paralel.
  8. Berdasarkan hukum Ohm besarnya kuat arus yang mengalir pada suatu penghantar sebanding dengan besarnya beda potensial.  Dirumuskan sebagai :  V=i.R, dimana R adalah hambatan penghantar.
  9. Besarnya hambatan suatu penghantar ditentukan oleh jenis, panjang, dan luas kawat penghantar.  Atau di rumuskan sebagai : R=𝛒.l/A
  10. Pada rangkaian listrik yang tidak bercabang (seri), jumlah kuat arusnya sama di setiap titik. Pada rangkaian listrik yang bercabang (paralel), jumlah kuat arus tidak selalu sama. Pada  rangkaian paralel jumlah kuat arus yang memasuki suatu titik percabangan sama dengan kuat arus yang meninggalkan titik percabangan itu.
  11. Beberapa hambatan listrik dapat dirangkai seri dan paralel atau kombinasi antara seri dan paralel. Jika dirangkai seri, maka hambatan penggantinya akan lebih besar. Sebaliknya jika dirangkai paralel, hambatan penggantinya menjadi lebih kecil.                                                   Rumus untuk hambatan seri: Rs=R1+R2+...+Rn                                     Rumus untuk hambatan paralel                 : Rp= 1/R1+1/R2+...+1/Rn
  12. GGL (gaya geral listrik) adalah beda potensial  sumber tegangan dalam keadaan tidak mengalirkan arus listrik.
  13. Tegangan jepit adalah beda potensial sumber tegangan dalam keadaan mengalirkan arus listrik. 

No comments:

Post a Comment